Users  

   

Hobi  

   

Statistik  

Visitors
232
Articles
59
Articles View Hits
394901
   

User Online  

We have 39 guests and no members online

   

Subnetting Kelas B (Part 3)

Details

Pada dasarnya subnetting kelas B sama dengan Subnetting kelas C, cuma bedanya kalau pada subnetting kelas C kita bermainnya pada oktet keempat sedangkan pada subnetting kelas B kita bermainnya bisa pada oktet ketiga atau keempat.
Perhatikan gambar dibawah:


terdapat 16 net ID(2 oktet pertama) dan 16 Host ID(2 oktet terakhir). ingat, dasar subnetting adalah "memainkan Host ID". yang artinya kita bermain pada oktet ketiga dan keempat pada kelas B.
Subnet mask default untuk kelas B adalah 255.255.0.0, kenapa??
perhatikan gambar dibawah:



kelas B punya 2 Net ID yg artinya 2 oktet hidup semua, jadi karena 1 oktet ada 8 bit maka terdapat 8 buah angka 1 di dalamnya sedangkan host IDnya di nol kan
setelah itu binerkan angka tersebut, makanya di dapat 255.255.0.0

pada kelas B yang kita utak atik adalah bulatan/oktet yg ke-3 dan 4
sehingga yg sebeumnya default (255.255.0.0) bisa jadi custom (255.255. ? . ? )
tanda tanya (?) akan kita isi sesuai IP address yang bakal kita pasang

yuk masuk ke contoh biar ga tambah bingung
misalkan IP address saya 130.46.1.0/20
pertanyaan:
a. ada berapa sih Networknya?
b. berapa Hostnya?
c. berapa Network yang bisa di pake?
d. berapa Host yang bisa dipake?
e. berapa siih total keseluruhan host yang ada?
f. berapa siih total kseluruhan host yang bisa dipake?
g. berapa subnet mask nya?

Mari kita Jawab
di soal ada 130.46.1.0/20 kan??
yg bakal kita pake adalah yg /20

langkah pertama dalam mengerjakan soalnya yaitu menentukan IP addressnya masuk kelas apa??
liat aja awalnya, 130 masuk dalam range kelas B maka IP address di atas adalah IP kelas B

berdasarkan keterangan kita sbelumnya (yg bulat2 itu lhoo)
1 bulatan bernilai 8, kira2 angka 20 berada pada bulatan ke berapa??
ke tiga kan??
seperti gambar ini ni



subnetnya adalah : 2^4 = 16 (karena angka 1 ada empat buah, maka angka 2 akan dipangkatkan dengan empat)
dan host/segmentnya : 2^12 = 4096 (hal yang sama dengan subnet juga berlaku pada host/segment, karena 0 pada bulatan tiga ada empat dan pada bulatan keempat ada delapan, maka angka 2 akan dipangkatnkan dengan 4+8=12)

selanjutnya yaitu menentukan Range:
caranya begini
karena subnetnya 16, maka akan ada 16 subnet yg akan kita buat nantinya..
trus,,
host/segmentnya 4096, itu akan kita gunakan untuk menentukan range IP address nantinya

seperti tabel dibawah (klik gambar untuk memperbesar)


a. Total Network : 2^4 = 16
b. Total Host/Segment : 2^4 . 2^8 = 2^12 = 4096
c. Total Network yang bisa dipake : (2^4)-2 = 14
d. Total Host/Segment yang bisa dipake : (2^12)-2 = 4094
e. Total keseluruhan Host : (2^4) . (2^12) = 2^16 = ... (sekian-sekian)
f. Total keseluruhan Host yang bisa dipake : ((2^4)-2) . ((2^12)-2) = (sekian-sekian) Host
g. Subnet Mask utk IP address ini: 255.255.240.0

gampang kan??
niih buat latihan2
a) 130.46.64.0/26
b) 130.46.64.0/30

Add comment


Security code
Refresh

   

Indeks  

   
© ALLROUNDER