Users  

   

Hobi  

   

Statistik  

Visitors
246
Articles
59
Articles View Hits
417180
   

User Online  

We have 15 guests and no members online

   

Pembukaan

Details

Sekilas mengenai teknologi Java
Globalisasi informasi dan konvergensi dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan sekarang ini
menyebabkan manusia mampu merealisasikan mimpi-mimpi generasi masa lalu.
Perangkat keras yang lebih baik --dengan masih mematuhi hukum yang
menyatakan bahwa kapasitas microprosessor berlipat dua dengan harga setengahnya
setiap 18 bulan --, perangkat lunak yang lebih besar dan kompleks --sekaligus juga
mudah dipakai, lebih handal, bahkan gratis untuk Open Source software--,
perkembangan jaringan baik itu Internet maupun wireless network dalam fase inflasioner
dengan beraneka ragam perangkat keras dan lunak di dalamnya. Semua hal tadi
menyebabkan kita harus berhenti untuk berfikir dan merenung sejenak bagaimana kita
bisa mengelola kompleksitas yang tinggi dan perubahan yang cepat tersebut.


1.Mengapa kita perlu belajar bahasa Java?
a)Visi Java.
Java pertama kali diluncurkan pada tahun 1995 sebagai bahasa pemrograman umum
(general purpose programming language) dengan kelebihan dia bisa dijalankan di web
browser sebagai applet. Sejak awal, para pembuat Java telah menanamkan visi mereka ke
dalam Java untuk membuat piranti-piranti yang ada di rumah (small embedded customer
device) seperti TV, telepon, radio, dan sebagainya supaya dapat berkomunikasi satu sama
lain. Tentu saja jalan menuju visi ini tidak mudah untuk ditemukan apalagi untuk
ditempuh. Langkah pertama yang diambil oleh Sun Microsystem adalah dengan membuat
JVM (Java Virtual Machine) yang kemudian diimplementasikan dalam bentuk JRE (Java
Runtime Environment). JVM adalah lingkungan tempat eksekusi program Java
berlangsung dimana para objek saling berinteraksi satu dengan yang lainnya. Virtual
Machine inilah yang menyebabkan Java mempunyai kemampuan penanganan memori
yang lebih baik, keamanan yang lebih tinggi serta portabilitas yang besar.
Apabila kita hanya ingin menjalankan program Java, maka kita cukup memiliki JRE saja.
Tapi seandainya kita ingin mengembangkan perangkat lunak sendiri, JRE saja tidak cukup.
Untuk lebih meningkatkan produktivitas pengembang perangkat lunak, Sun juga
meluncurkan SDK (Standard Development Kit) yang berisi kakas dan API untuk membuat
program aplikasi berbasis Java. Pada tahun 1999 Sun meluncurkan J2EE (Java 2
Enterprise Edition) sebagai framework untuk membuat aplikasi enterprais berskala besar.
Pada tahun 2001, Sun meluncurkan J2ME yang kelak menjadi salah satu standar
pemrograman di dalam PDA maupun handphone. Komunitas OpenSource sendiri
mempunyai platform yang disebut dengan Jini untuk merealisasikan visi awal dari Java.

b)Karakteristik Java
Sederhana, semudah C dan seampuh C++: berlawanan dengan anggapan orang-
orang bahwa bahasa Java sulit untuk dipelajari, Java gampang untuk dipelajari
terutama untuk orang yang sudah mengenal pemrograman tapi belum terlalu
terikat pada paradigma pemrograman prosedural. Tentu saja ini berarti bahwa kita
harus siap mempelajari salah satu teknologi yang berkembang paling cepat di
dunia dalam dua tahun terakhir ini dengan banyak membaca tentunya baik dari
buku maupun melalui web.
Sangat berorientasi objek (OOP) dengan implementasi yang sangat baik sehingga
kita bukan hanya belajar bagaimana membuat program yang baik (reusable,
scalable, dan maintanable) tetapi juga kita belajar bagaimana cara berfikir yang
baik untuk mengenali struktur masalah yang sedang kita hadapi dan
memecahkannya secara sistematis dengan pola-pola tertentu (patterns). Bahasa
berorientasi objek biasanya mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
o Abstraksi yang baik untuk memudahkan pemahaman dan komunikasi.
o Enkapsulasi: penyembunyian informasi dari pihak-pihak yang tidak
memerlukannya sehingga kompleksitas tetap tertangani dengan baik.
o Pewarisan dan polymorphism, teknik yang menyebabkan objek menjadi
modular dan mudah untuk dicopot dan dipasang objek yang lain
Kuliah Berseri IlmuKomputer.Com
Komposisi dan Interface, berguna untuk membuat tingkat kopling yang
lebih rendah dan struktur hirarki objek-objek yang rapih sehingga kita bisa
mengintegrasikan komponen-komponen untuk membuat sistem yang besar.
OpenPlatform, Write Once Run Anywhere (WORA), portabel atau multi platform,
program yang kita buat dapat dijalankan di Windows, Linux/Unix, Solaris, dan
MacIntosh tanpa perlu diubah maupun di kompilasi ulang. Java adalah juga bahasa
yang paling sesuai digunakan bersama dengan XML yang membuat data menjadi
portabel, ini karena kelahiran XML tidak terlepas dari dukungan parser-parser
berbahasa Java. Selain itu Java turut serta dalam mengkonvergenkan protokol
menjadi Open protokol yaitu IP (Internet Protocol) terutama dalam Micro Java
o Arsitekturnya yang kokoh dan pemrograman yang aman didukung oleh komunitas
   Open Source (ketiga terbesar setelah C dan C++ di SourceForge.net dan
  implementasi bahasa Java sudah menjadi milik umum). Dalam Java program yang
 kita buat tidak mudah untuk “hang” karena konflik pada memori biasanya
    diselesaikan dengan mengumpulkan objek-objek yang sudah tak terpakai lagi
   secara otomatis oleh garbage collector. Penanganan kesalahan juga dipermudah
  dalam Java dengan konsep Exception.
Bukan sekedar bahasa tapi juga platform sekaligus arsitektur. Java mempunyai
   portabilitas yang sangat tinggi. Ia dapat berada pada smartcard, pager, POS (Point
  of Service), handphone, PDA, palm, TV, Embedded device (PLC, micro controller),
 laptop, pc, dan bahkan server). Menyadari akan hal ini (one size doesn’t fit all) Sun
  membagi arsitektur Java membagi tiga bagian, yaitu:
1. Enterprise Java (J2EE) untuk aplikasi berbasis web, aplikasi sistem tersebar
dengan beraneka ragam klien dengan kompleksitas yang tinggi. Merupakan
superset dari Standar Java
2. Standar Java (J2SE), ini adalah yang biasa kita kenal sebagai bahasa Java, dan
merupakan fokus kita sekarang.
3. Micro Java (J2ME) merupakan subset dari J2SE dan salah satu aplikasinya yang
banyak dipakai adalah untuk wireless device / mobile device

Fitur-fitur utama yang lain:
o Mendukung multi-threading
o Selalu memeriksa tipe object pada saat run-time
o Mempunyai automatic garbage collection untuk membersihkan objek yang
 tidak terpakai dari memori
o Mendukung exception sebagai salah satu cara penanganan kesalahan
Gambar di bawah ini adalah contoh dari peralatan J2ME pada tahun 2002 yang
mempunyai JVM di dalamnya sehingga kita dapat membuat dan menjalankan program
Java di dalamnya dan berkomunikasi dengan peralatan lain. Bayangkan bagaimana
asyiknya jika kita bisa memrogram sendiri peralatan elektronik yang kita miliki.
Bayangkan juga bagaimana perkembangan peralatan-peralatan tersebut lima sampai
sepuluh tahun kedepan kelak.
c)Java di Indonesia dan Dunia
Di negeri dimana asal nama bahasa ini di ambil, bahkan di pulaunya sendiri yang banyak
memiliki SDM di bidang IT, Java kurang populer bila dibandingkan dengan VisualBasic,
Delphi dan Visual C++. Hal ini mungkin disebabkan oleh tidak adanya kemauan yang kuat
dari kita untuk menjadi mandiri dalam bidang software. Tahukah anda bahwa tidak
kurang dari 50% software-software di Amerika di impor dari negara-negara Asia terutama
India dan Cina.
Visual Basic dan Delphi masih memegang posisi teratas untuk client-side programming,
sedangkan untuk server-side, Java telah mengambil alih hampir seluruh market. Bisa
dilihat dari produk-produk Application Server yang semuanya harus memenuhi
persyaratan J2EE compliance seperti IBM Web Sphere, Oracle Application Server, BEA
WebLogic, Sun iPlanet ApplicationServer, JBoss dan lain-lain.
Karena portabilitasnya yang sangat tinggi maka Java merupakan platform yang ideal
untuk dapat beralih ke OpenSource. Ini berarti perusahaan tidak kehilangan investasinya
dalam perangkat lunak yang mahal dan sulit untuk di buat ulang. Contohnya sekarang ini
banyak sekali perusahan yang memakai sistem operasi maupun aplikasi umum yang ilegal
(bajakan), kemudian perusahaan itu mengembangkan aplikasi sendiri yang berjalan pada
sistem operasi maupun pada aplikasi office bajakan tersebut. Seandainya nanti peraturan
semakin ketat, hukum ditegakkan maka perusahaan itu mempunyai pilihan untuk
membayar lisensi atau menggunakan produk-produk gratis dari OpenSource, seperti Linux
dan OpenOffice.

sekian dari saya, sampai ketemu di materi selanjutnya..

sumber : ilmukomputer.org

Add comment


Security code
Refresh

   

Indeks  

   
© ALLROUNDER